Early bird:Pro seumur hidup Rp99rbAmankan slot →
Jejak Saham
Pasar

Di luar kebiasaan

Setiap saham dibandingkan dengan 60 sesi terakhirnya sendiri, jadi bank yang tenang dan saham tambang yang lincah bisa dibaca di satu peta. 50% = seperti biasanya; mendekati 100% = jarang setinggi ini. Garis di belakang titik = jejak lima sesi terakhir. Ini gambaran perilaku harga, bukan sinyal beli atau jual.

Seberapa bergejolak, dan ke arah mana

BDMN, BMRI dan BBNI masuk zona cepat (berpindah ≥40 poin di peta ini dalam lima sesi). 3 lainnya di zona tenang. 5 dari 6 bergejolak lebih dari biasanya dengan hari turun yang lebih dominan.

0%50%100%0%50%100%Bergejolak lebih dari biasanya →Hari turun lebih dominan dari biasanya →BBCA · Bank Central Asia Gejolak 100% · Porsi hari turun 92% Berpindah 8 poin dalam 5 sesiBBRI · Bank Rakyat Indonesia Gejolak 100% · Porsi hari turun 70% Berpindah 30 poin dalam 5 sesiBRIS · Perusahaan Perseroan Bank Syariah Indonesia Gejolak 97% · Porsi hari turun 88% Berpindah 12 poin dalam 5 sesiBMRI · Bank Mandiri Gejolak 100% · Porsi hari turun 55% Berpindah 45 poin dalam 5 sesiBDMN · Bank Danamon Indonesia Gejolak 100% · Porsi hari turun 30% Berpindah 60 poin dalam 5 sesiBBNI · Bank Negara Indonesia Gejolak 98% · Porsi hari turun 58% Berpindah 42 poin dalam 5 sesiBBNI16 OktBMRIBDMNBBCABBRIBRIS
Zona cepat: berpindah ≥40 poin dalam 5 sesiZona tenangTitik kecil = posisi tiap sesi sejak 16 Okt

6 saham · peringkat pada penutupan 23 Okt 2026. Ketuk titik untuk penjelasan.

Rp3.420
+0,29%
Zona cepatBerpindah 42 poin di peta ini sejak 16 Okt; harganya +15,2%.
BBNI · gejolak
98%

Dalam 20 sesi terakhir harga BBNI naik-turun rata-rata ±3,7% sehari, kira-kira ±17% sebulan dengan laju itu. Angka ini lebih tinggi dari 98% sesi dalam 60 sesi sebelumnya, jarang setinggi ini. Pada 16 Okt: 100%.

BBNI · porsi hari turun
58%

Hari-hari turun menyumbang 51% dari seluruh pergerakan harga 20 sesi terakhir, dibanding 85% lima sesi sebelumnya. Angka ini lebih tinggi dari 58% sesi dalam 60 sesi sebelumnya. Pada 16 Okt: 100%.

Kelima ukuran · titik = hari ini, cincin = 16 Okt
  • Gejolak98%
  • Porsi hari turun58%
  • Nilai transaksi100%
  • Arus uang70%
  • Posisi harga20%
Penjelasan tiga ukuran lainnya

Nilai transaksi. Rata-rata transaksi 20 sesi terakhir Rp192,0 M sehari (biasanya sekitar Rp147,8 M). Angka ini lebih tinggi dari 100% sesi dalam 60 sesi sebelumnya, jarang setinggi ini. Pada 16 Okt: 28%.

Arus uang. Arus uang 20 sesi +0,09 (lima sesi sebelumnya −0,42), pada skala −1 (selalu ditutup di harga terendah hari itu) sampai +1 (selalu di tertinggi). Angka ini lebih tinggi dari 70% sesi dalam 60 sesi sebelumnya. Pada 16 Okt: 2%.

Posisi harga. Ditutup Rp3.420; rentang 60 penutupan sebelumnya Rp2.960–Rp3.960. Penutupan ini lebih tinggi dari 20% di antaranya. Pada 16 Okt: 0%.

Apa yang diperhitungkan pasar opsi

Indeks volatilitas dari harga opsi di AS (Cboe), dibandingkan dengan 60 sesinya sendiri, sama seperti saham di atas. Makin ke kanan, opsi makin mahal dari biasanya, artinya pasar memperhitungkan gejolak lebih besar. Saham BEI di bawah tiap indeks adalah contoh emiten yang usahanya terkait.

TiongkokVXFXI24,18

Opsi saham besar Tiongkok lebih mahal dibanding 93% sesi dalam 60 sesi terakhir (seminggu lalu 82%). Pasar memperhitungkan gerak sekitar ±7% di saham besar Tiongkok dalam sebulan ke depan.Penutupan 23 Okt 2026.

EmasGVZ24,34

Opsi emas lebih mahal dibanding 48% sesi dalam 60 sesi terakhir (seminggu lalu 7%). Pasar memperhitungkan gerak sekitar ±7% di harga emas dalam sebulan ke depan.Penutupan 23 Okt 2026.

MinyakOVX60,02

Opsi minyak lebih mahal dibanding 93% sesi dalam 60 sesi terakhir (seminggu lalu 48%). Pasar memperhitungkan gerak sekitar ±17% di harga minyak dalam sebulan ke depan.Penutupan 23 Okt 2026.

Pasar berkembangVXEEM29,18

Opsi pasar berkembang lebih mahal dibanding 87% sesi dalam 60 sesi terakhir (seminggu lalu 65%). Pasar memperhitungkan gerak sekitar ±8% di saham pasar berkembang dalam sebulan ke depan.Penutupan 23 Okt 2026.

Saham ASVIX19,45

Opsi S&P 500 lebih mahal dibanding 98% sesi dalam 60 sesi terakhir (seminggu lalu 98%). Pasar memperhitungkan gerak sekitar ±6% di saham AS dalam sebulan ke depan.Penutupan 23 Okt 2026.

Cara hitung (jendela 20 sesi, harga disesuaikan dengan split dan HMETD): gejolak = simpangan baku return harian; porsi hari turun = bagian pergerakan yang terjadi di hari turun; nilai transaksi = rata-rata Rp per sesi; arus uang = Chaikin money flow; posisi harga = penutupan. Persentase = berapa dari 60 sesi sebelumnya yang angkanya lebih rendah. Gerak sebulan dari indeks volatilitas = nilai indeks (tahunan) ÷ √12, perkiraan kasar. Hanya saham dengan rata-rata transaksi ≥Rp200 juta sehari; peta default memakai 45 saham terbesar dengan transaksi ≥Rp20 miliar sehari. Sumber: harga penutupan BEI; indeks volatilitas Cboe. Bukan rekomendasi investasi. Metodologi